Jurus Cepat Usir Virus Corona

Berdasarkan kabar yang beredar Indonesia akan mengubah cara menghindari atau melawan virus corona,  mengingat dengan diterapkan cara lockdown dan PSBB atau istilah -istlah lain tidak berhasil dilakukan di Indonesia.  Mungkinkah jika dilakukan “Herd Immunity” di indonesia akan berhasil?

Jadi apa itu herd immunity?

Herd immunity mengacu pada situasi dimana cukup banyak orang dalam suatu populasi yang memiliki kekebalan terhadap infeksi sehingga dapat secara effektif menghentikan penyebaran penyakit itu, Aljazeera (20/3/2020).

Lalu bagaimana herd immunity diterapkan?

Singkatnya ada dua cara untuk menerapkan herd immunity yaitu pertama, dengan vaksin (namun vaksin corona belum ada)  dan kedua, dengan membiarkan 70 % populasi terinfeksi virus sehinga akan mendapatkan kekebalan antibody secara alami. Dari kedua kemungkinan tersebut hanya opsi kedua yang dapat diterapkan di Indonesia, yang pada akhirnya penduduk akan secara disengaja untuk terinfeksi virus corona. Dengan harapan akan mempunyai kekebalan tubuh alami. Akan tetapi cara ini akan menimgkatkan jumlah kematian di Indonesia.

Menurut WHO, orang tua atau lanjut usia atau orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, seperti diabetes atau kanker paru-paru yang rentan terinfeksi oleh virus corona. Orang tua atau lansia akan beresiko sakit parah jika terinfeksi. Hal ini karena kekebalan mereka yang lebih rendah dibanding kelompok usia lainnya.

Perkiraan tingkat kemarian infeksi covid -19 sekitar 0,5 -1 persen,  (science alert). Jika populasi 70% dari seluruh populasi jatuh sakit, itu berarti bahwa antara 0.35-0,7 % dari setiap orang di suatu negara bisa mengalami kematian akibat bencana. Namun ini hanya perkiraan jumlah kematiannya tetapi di indonesia jumlah lansia lumayan banyak.

Lalu bagaimana jika pemerintah Indonesia tidak lagi menerapkan lockdown seperti beberapa negara di Eropa (inggris, belanda dan swedia) yang memilih untuk menjalani kehidupan seperti biasanya sebelum ada kasus covid. Bahkan swedia tidak menerapkan social atau psycal distancing. Menurt CNBC internasional di swedia  menjalani herd immunity untuk solusi wabah tersebut. Strategi ini membiarkan orang terpapar virus corona yang diharapkan mampu memunculkan kekebalan pada suatu kelompok namun strategi inipun sebetulnya masih mendapat pertentangan dari para ahli. Beberapa ahli epidemiologi swedia memyakini bahwa cara ini akan berhasil. Hasilnya pun menakjubkan dalam setiap minggu.

Apakah ada tanda-tanda di Indonesia akan diterapkan herd immunity?

Mari kita lihat prediksi strategi pemerintah Indonesia yang pada akhirnya pemerintah akan berdamai dengan covid alias menyerah heheh, harapannya akan terbentuk antibody secara alamiah. Mungkin entah apakah nanti akan banyak kematian yang lebih meningkat atau lebih tinggi, tapi jika melihat pertimbangan aspek ekonomi akhirnya pilihan terakhir yang pemerintah ambil adalah herd immunity.

Kemungkinan hal yang akan dilakukan Indonesia secara perlahan -lahan atau secara tidak langsung disebut herd immunity, tetapi perlahan-lahan kita akan mulai merasakan.

Ada dua opsi jika yang sadar itu akan menyebut herd immunity dan  jika yang tdak sadar menyebut covid telah berakhir alias lenyap.

Herd immunity versi Indoenesia:

  1. Pelan-pelan toko, mall, transportasi dibuka walau dengan protokol kebersihan/kesehatan yang tinggi.
  2. Pelan -pelan sekolah mulai dibuka kembali
  3. Pelan -pelan kantor dan aktifitas massal akan mulai diperbolehkan aktif kembali.

Menunggu vaksi corona ditemukan sangat lama mungkin hingga satu tahun lebih. Maka tidak ada pilihan lain daripada perekonomian carut marut dan ambyar maka “jalan” herd immunity ditempuh. Kemungkinan infeksi hanya ada dua hal yang bisa terjadi yaitu

  1. Bertahan hidup (kekebakan terhadap penyakuit)
  2. Meninggal bagi yang tidak kuat

Manusia yang berpola hidup sehat, dengan gaya hidup yang sehat dengan daya tahan tubuh yang baik maka akan terhindar dari covid, namun jika sebaliknya maka akan tereliminasi hidupnya.

Menurut proyeksi 2020 data jumlah penduduk  di Indonesia 271 juta jiwa, Indonesia masih perlu membuat 182 juta rakyatnya terinfeksi dan membentuk herd immunity. Infeksi sars-covid-2 pada salah satu orang diperkirakan dapat menular kepada 2-3 orang lain, rata-rata alogaritma kekebalan kelompoknya  harus mencapai 50-67 % populasi.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10 % termasuk dalam infeksi yang harus mendapat penangganan khusus. Artinya 18,2 juta rakyat harus masuk rumah sakit. Dihitung dari pesentase kematian sebesar 8,9 % maka indonesia akan kehilangan sekitar 16 juta jiwa. (nah jika herd imuunity dilakukan maka indonesia diperkiraan akan kehilangan 16 juta jiwa. (perkiraan loh).

Lalu apa Dampak negatif herd immunity

  1. Akan kehilangan penduduk hampir separuh juta jiwa
  2. Kematian massal
  3. Rumas sakit super kewalahan

Dan Dampak positif herd immunity:

  1. Pandemi akan cepat berakhir
  2. Akan terbentuk manusia baru yang lebih kebal heheh, beradaptasi dengan penyakit baru
  3. Perekonomian tidak terhambat lagi perkembangannya

Jika herd immunity terjadi di Indonesia yang harus dilakukan adalah:

  1. Rubah gaya hidup, mulai hidup bersih, berolahraga, makan sehat, minum vitamin
  2. Rubah linfkungan menjadi hidup sehat, pakai masker, hindari kerumunan, sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan juga menjaga kebersihan lingkungan kita.
  3. Berdoa ikhtiar apapun tetap harus di iiringi dengan doa, karena hanya Tuhan yang bisa menentukan nasib hidup, rejeki dan  kematian kita.

Bagaimana dengan komentar anda ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *